Berita

Irjen Argo Yuwono/Net

Presisi

145 Pendemo Tolak Omnibus Law Reaktif Covid-19, 27 Sudah Dikirim Ke Wisma Atlet

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 19:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri menyampaikan laporan dari Polda jajaran terkait hasil rapid test yang dilakukan terhadap orang-orang yang diamankan saat aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, sebanyak 145 pendemo dinyatakan reaktif Covid-19 usai dilakukan rapid test.
"Untuk saat ini, para pendemo yang kita amankan ada dilakukan rapid test di Polda. Dari hasil rapid ditemukan ada 145 reaktif Covid-19," kata Argo Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, kata Argo, para pendemo yang dinyatakan reaktif corona langsung dilakukan karantina di tempat yang sudah disediakan. Ia mencontohkan, di Jakarta, saat ini sudah ada 27 pendemo yang dilakukan isolasi di RS Wisma Atlet.

Lebih lanjut, kata Argo, para pendemo yang dinyatakan reaktif corona langsung dilakukan karantina di tempat yang sudah disediakan. Ia mencontohkan, di Jakarta, saat ini sudah ada 27 pendemo yang dilakukan isolasi di RS Wisma Atlet.

"Tentunya di PMJ, ada 27 yang sudah kita kirim ke Wisma Atlet. Di sana kita kirim malam itu juga setelah kita lakukan tes. Biar dari gugus tugas Covid-19 yang merawat. di polda lain juga kita rujuk untuk diberikan perawatan," bebernya.

Pasca aksi yang berakir ricuh itu, Polri mengamankan sebanyak 5.918 orang. Diantara ribuan orang yang ditangkap, sebanyak 240 orang dinaikan statusnya ke tahap penyidikan atau dengan kata lain dilakukan proses pidana.

"153 masih dalam proses pemeriksaan dan 87 orang telah dilakukan penahanan," tambah Argo.

Disisi lain Polri menghimbau eleman masyarakat yang menolak UU Cipta Kerja agar menempuh jalur hukum melalui gugatan Judicial Riview ke Mahkmah Konstitusi (MK) ketimbang melakukan aksi turun ke jalan yang beresiko tertular Covid-19


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya