Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Dave Laksono/Net

Politik

BIN Kantongi Dalang Demo Omnibus Law, Politikus Golkar: Segera Diproses Sesuai UU Yang Berlaku

SABTU, 10 OKTOBER 2020 | 18:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Jurubicara Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto, yang mengaku sudah mengantongi aktor intelektual alias 'dalang' demonstrasi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang berujung ricuh Kamis (8/10) mendapat respons sejumlah pihak. 

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Dave Laksono, menyambut baik pernyataan Wawan Purwanto. Ia berharap agar BIN bekerjasama dengan Kepolisian untuk segera memproses dalang demo tolak Omnibus Law UU Ciptaker tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Jadi bila nama itu sudah ada, buktinya itu sudah ada, segera diselesaikan sesuai dengan UU yang berlaku," kata Dave Laksono saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (10/10).


Dave juga berharap agar proses hukum terhadap dalang demo tolak Omnibus Law Ciptaker tersebut disegerakan agar lebih terbuka. Sebab, hal tersebut menyangkut masyarakat yang telah menjadi korban dari demonstrasi beberapa waktu lalu itu.

"Kita harap supaya segera diselesaikan, yang dikatakan mendalangi, membiayai, segalanya itu. Segera diproses supaya lebih terbuka. Ini kan yang jadi korban bukan siapa-siapa, tapi ujung-ujungnya masyarakat juga," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan telah mengantongi aktor intelektual dalam aksi-aksi demontrasi yang berujung anarkis saat menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kini, institusi yang menjadi mata dan telinga Presiden itu tengah mengumpulkan bukti-bukti, sehingga dapat dibawa ke ranah hukum untuk menjerat sang aktor.

"Kalau itu sudah (dalang). Hanya sekarang kan persoalannya harus tahu landasan hukumnya. Kalau misalnya dibawa ke persidangan kan itu harus ada suatu korelasi dari bukti-bukti yang ada," kata Jurubicara BIN, Wawan Purwanto, dalam sebuah program acara TV, Sabtu (10/10).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya