Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Net

Politik

Nama Anies Dicatut Omnibus Law, DPR: Mosok Iya Tidak Ada Surat-menyurat

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 23:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak adanya keterlibatan dalam pembahasan omnibus law UU Cipta Kerja yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diragukan DPR RI, termasuk soal surat pemberitahuan mengenai jabatan satuan tugas (Satgas) pembahasan UU sapu jagat tersebut.

“Saya meragukan ya. Saya kira kalau sudah ditulis dalam struktur organisasi Satgas pembahasan omnibus law, surat-menyurat tidak (perlu) ada,” ucap anggota DPR RI Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/10).

Menurutnya, setiap organisasi yang dibentuk pemerintah pusat bersifat resmi. Soal surat yang tidak masuk ke meja gubernur, ia justru mempertanyakan kontribusi Anies dalam satgas tersebut.


“Itu kan pasti tembusannya atau yang bersangkutan pasti ada. Cuma administrasinya gimana, kalau memang ada tapi enggak berkontribusi, saya juga mempertanyakan. Kalau selevel organisasi kementerian, bersurat itu pasti (ada) lah,” jelas anggota Komisi IX DPR RI ini.

Di sisi lain, ia berharap seluruh pejabat yang ditunjuk dalam pembahasan, termasuk Anies Baswedan untuk bersikap proaktif, tidak malah membuat persolan baru di tengah masyarakat.

“Jangan seolah-olah ada masalah, pro-kontra, kemudian lari dari persoalan atau ngeles. Ini organisasi kenegaraan loh. Mosok iya organisasi besar tidak mengirim surat. Kalau memang masuk ya memberikan kontribusi, jangan ada masalah pro-kontra," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya