Berita

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais/Net

Politik

Amien Rais Ajak Masyarakat Bergabung Dan Berjuang Bersama Partai Ummat

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 21:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais mengajak masyarakat untuk bergabung bersama partai yang baru dibentuknya bernama Partai Ummat.

Dalam video yang diunggah di akun Youtube Amien Rais Official berjudul "Falsafah Perjuangan Amien Rais. Mari Bergabung Bersama Partai Ummat", Amien Rais mengajak masyarakat untuk berjuang bersama dengan partai bentukannya.

Amien Rais membeberkan pelajaran hidup yang diwariskan oleh kedua orang tuanya, yakni hidup harus ikhlas hanya mencari ridho Allah bukan mencari ridho manusia, menjadi hamba Allah yang beramar maruf nahi munkar.


"Kita tidak boleh hanya beramar maruf, tapi lupa bernahi munkar. Resiko hamba Allah yang bernahi munkar akan menghadapi resistensi atau perlawanan banyak kalangan, karena mereka cenderung ingin tetap berkuat pada kemungkaran, kemaksiatan dan kezalimannya," ujar Amien Rais, Jumat (9/10).

Selain itu, Amien Rais pun mengaku kedua orang tuanya juga selalu mengajarkan hidup menjadi indah dan penuh gairah di saat berhasil mengatasi masalah-masalah ketidakadilan.

"Benang emas Al Quran adalah kewajiban orang beriman untuk menegakkan keadilan, kapan saja, dimana saja dan dalam kondisi apa saja," katanya.

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengaku banyak berguru kepada banyak tokoh bangsa, terutama kepada Muhammad Natsir yang merupakan tokoh nasional.

"Banyak sekali kearifan hidup yang diajarkan Pak Natsir pada generasi muda di zamannya. Yang saya ingat antara lain, berjuang menegakkan kebenaran dan memberantas kebatilan perlu proses panjang. Ibaratnya berjalan jauh dan banyak rintangan. Namun terus saja, terus saja jangan berhenti, Insya Allah konvoi akhirnya sampai ke tujuan idaman," kata Amien.

Sehingga, Amien Rais melahirkan partai baru bernama Partai Ummat sebagai wadah perjuangan menyongsong Indonesia masa depan yang merupakan sebuah keharusan atau keniscayaan.

"Bila saya menatap masa depan Indonesia, maka kelahiran sebuah partai baru sebagai wadah perjuangan menyongsong Indonesia masa depan adalah sebuah keharusan atau keniscayaan. Partai baru itu bernama Partai Ummat. Al-quran menyebut kata ummat sebanyak 64 kali. Ummat mencakup arti luas, bisa ummat beriman, bisa ummat beragama, bahkan bisa mencakup seluruh ummat manusia," jelasnya.

Amien pun juga mengajak masyarakat untuk bergabung dan berjuang bersamanya di Partai Ummat.

"Kata Bung Karno, mankind is one ummat manusia atau kemanusiaan adalah satu. Saudara-saudaraku marilah kita berhimpun dan berjuang dengan ikhlas bersama Partai Ummat," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya