Berita

Dr. Reisa Broto Asmoro saat menjadi narasumber di diskusi virtual bertajuk "Jangan Pernah Menyerah! Strategi Hadapi Pandemi Covid-19. Cerdas Yes, Cemas No!" yang diselenggarakan oleh Farah.id, jaringan dari RMOL Network, Jumat (9/10)/Net

Kesehatan

Dokter Reisa: Face Shied Tidak Bisa Menggantikan Fungsi Masker

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rakyat Indonesia diharapkan untuk bisa melakukan adaptasi kebiasaan hidup baru dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini perlu dilakukan untuk menekan sebaran Covid-19 di tanah air.

Yang paling utama, masyarakat harus mulai terbiasa menggunakan masker sebagai bagian upaya pencegahan dan penyebaran virus corona.

Penggunaan masker tidak bisa digantikan dengan face shield atau pelindung wajah yang terbuat dari bahan anti air.


Jurubicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa face shield tidak bisa memberikan proteksi atau perlindungan seperti masker yang disarankan oleh medis.

"Face shield itu tidak bisa memberikan proteksi seperti masker. Bahkan masker aja kan kita harus tahu yang tepat seperti apa, masker kain tiga lapis nih (yang tepat),” ujarnya saat menjadi narasumber di diskusi virtual bertajuk "Jangan Pernah Menyerah! Strategi Hadapi Pandemi Covid-19. Cerdas Yes, Cemas No!" yang diselenggarakan oleh Farah.id, jaringan dari RMOL Network, Jumat (9/10).

Reisa membeberkan perbandingan antara face shield dengan masker tiga lapis. Masker tiga lapis, katanya, mempunyai proteksi yang optimal karena memiliki lapisan bahan yang berbeda-beda.

Di bagian luar masker harus berisi bahan yang bersifat hidrofobik atau anti air. Tujuannya, agar jika ada percikan dari luar tidak sampai terhirup oleh si pemakai masker.

Sementara lapisan dalam harus berbahan yang menyerap air. Tujuannya agar uap air yang dikeluarkan pengguna masker tidak terbuang ke luar.

“Ada lapisan satu lagi di tengahnya sebagai penghalang atau barrier antara lapisan paling luar dengan lapisan paling dalam," jelas dr Reisa.

Artinya, perlindungan yang diberikan face shield tidak bisa menggantikan fungsi dari masker. Face shield sebatas untuk menghindari terjadinya cipratan. Fungsinya adalah tambahan perlindungan bagi pengguna masker.

“Jadi menambahkan proteksi boleh dengan face shield, tapi tidak bisa menggantikan," terang Reisa.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya