Berita

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Zita Anjani/Net

Politik

Zita Anjani: Hanya Karena Ego, Rp 25 Miliar Melayang Untuk Perbaiki Fasilitas Umum

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah fasilitas publik di DKI Jakarta rusak akibat ulah massa yang anarkis saat unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Untuk perbaikan fasilitas umum dan halte yang rusak, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merogoh kocek sebesar Rp 25 miliar. 

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Zita Anjani merasa prihatin. Pasalnya saat ini, ibukota juga masih dilanda virus corona baru alias Covid-19. 


"Di tengah Covid-19 kita butuh angaran yang tidak sedikit. Apalagi ibukota sedang PSBB, rakyat kelaparan," ujar Zita melalui akun instagram miliknya, Jumat (9/10). 

"Hanya karena ego teman-teman, akhirnya 25 miliar melayang untuk benahi kerusakan yang ada," sambungnya. 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyayangkan kejadian pengerusakan yang dilakukan demonstran itu. Sebab seharusnya uang yang dikeluarkan pemerintah tersebut bisa untuk membantu mereka yang terdampak krisis Covid-19.

"Sayang, harusnya uang itu dialokasikan untuk hal yang lebih bermanfaat. Bisa dengan subsidi vitamin, tambahan biaya bansos, dan lain-lain. Yang jelas untuk meningkatkan imun warga," pungkasnya. 

Adapun sejumlah fasilitas umum yang hancur diantaranya halte Transjakarta yang dibakar dan dijarah massa.

Kemudian gedung Bioskop Mulia Agung (Grand) yang berada di Simpang Lima Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat yang mengalami kebakaran karena ulah massa aksi yang sebelumnya terkonsentrasi di sana.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya