Berita

Profesor Romli Atmasasita/Net

Politik

Pakar: Akhirnya Pemerintah Berani Memutus Rantai Mafia Dan Birokrat Korup

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 13:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Berbeda dengan mayoritas publik dan aktivis di negeri ini, pakar hukum tata negara, Profesor Romli Atmasasita justru menyambut baik lahirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Menurutnya, kehadiran UU sapu jagat tersebut justru akan memutus mata rantai mafia dan praktik KKN.

“Saya apresiasi upaya pemerintah yang telah berani menembus "tembok tebal" government corruption dan memutus mata rantai mafioso dan birokrat korup,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/10).


Selama 75 tahun Indonesia merdeka, sambungnya, belum ada satu pemerintah pun yang berani untuk membuat regulasi penting di tengah tumpang tindihnya kebijakan dan maladministrasi.

“Selama 75 tahun masa pemerintahan, tidak berhasil sekadar mengandalkan kejaksaan, kepolisian, dan KPK,” tegasnya.

Profesor hukum dari Universitas Padjajaran ini menyadari bahwa rakyat Indonesia belum sepenuhnya menerima seluruh kebijakan pemerintah. Romli menyarankan agar pedoman yang dijadikan dasar berpikir kritis adalah res judicata, artinya setiap keputusan harus dianggap benar kecuali jika terbukti sebaliknya

“Rakyat sudah cerdas dan maju dalam berpikir kritis, tetapi belum sepenuhnya berprasangka baik terhadap kebijakan pemerintah,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya