Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil/Net

Politik

Demo Buruh Ricuh, Nasir Djamil: Di Mana Aparat Intelijen Kita?

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 22:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi demo buruh dan mahasiswa menolak omibus law UU Cipta Kerja yang berujung rusuh di beberapa lokasi disayangkan anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Nasir Djamil.

Secara tegas, Nasir mempertanyakan keberadaan Badan Intelijen Negara (BIN) yang seakan-akan tidak antisipatif dengan kericuhan yang terjadi Kamis hari ini (8/10).

Terlebih, aksi demo menimbulkan beberapa kerusakan fasilitas umum, termasuk gedung milik pemerintah seperti Kementerian ESDM.


“Memang sangat kita sayangkan demo akhirnya berujung ricuh. Pertanyaannya, di mana aparat intelijen kita? Kok mereka tidak mampu melakukan deteksi dini dan mencegah terjadinya kericuhan dan pengrusakan bangunan?” tegas Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Legislator Aceh dari Fraksi PKS ini mencurigai rezim pemerintah saat ini tidak melakukan pendekatan dialog sehingga menimbulkan beragam kerusuhan di beberapa tempat.

“Bisa jadi pendekatan yang dilakukan selama ini adalah pendekatan kekuasaan, bukan dialog. Rezim yang berkuasa dinilai publik gagal membangun trust publik dan 'menjinakkan' keadaan,” katanya.

“Padahal negara punya uang, fasilitas, dan aparat yang terlatih menghadapi pengunjuk rasa,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya