Berita

Prabowo dan Gatot/Net

Politik

Sosok Gatot Gantikan Prabowo Sebagai Simbol Perlawanan

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 21:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sosok mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo (GN) kini menyemat simbol perlawanan dari kelompok oposisi pasca Prabowo Subianto (PS) lebih memilih bergabung ke dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Samuel F. Silaen dalam keteranganya, Kamis (8/10).

Menurut Samuel, manuver Gatot bersama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mampu menyerap energi eks pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.


Dan hal tersebut, tambah Silaen, merupakan hal yang wajar dalam dunia politik. Terlebih untuk kepentingan Pilpres 2024 yang akan datang.

"Cara yang digunakan oleh GN bersama ormas KAMI bukan cara baru tapi repackaging dari pola politik yang selama ini ada di sosok PS saat berada diluar kekuasaan. Kini PS sudah bagian dari pemerintah, tentu tidak bisa lagi sama seperti diluar pemerintah. Hal ini terkait dengan etika pemerintahan yang baik dan beradab, "jelas Silaen.

Menurut Silaen, daya tahan GN dengan KAMI yang menjadi penentu berhasil tidaknya jebolan Akmil 1982 itu menuju ke langkah berikutnya.

"Jika ormas KAMI tidak pandai- pandai berselancar maka tak tertutup kemungkinan akan jadi penghambat laju penetrasi GN mendapat simpati publik diakar rumput," imbuhnya


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya