Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berkomitmen kembangkan PAUD di ibukota/Repro

Nusantara

Beri Perhatian Dunia Pendidikan, Anies Akan Perluas PAUD Di Jakarta

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 12:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini atau biasa disebut PAUD.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan,
saat menghadiri pengukuhan kelompok kerja (Pokja) Bunda PAUD periode 2020-2022 DKI Jakarta secara daring, Kamis (8/10).

Anies menegaskan, akan serius mengembangkan PAUD di ibukota. Karena Jakarta sangat siap dalam memenuhi komitmen untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi tumbuh kembang PAUD.

Anies menegaskan, akan serius mengembangkan PAUD di ibukota. Karena Jakarta sangat siap dalam memenuhi komitmen untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi tumbuh kembang PAUD.

“Jakarta paling siap secara infrastruktur, karena itu kita harus secara serius mengembangkannya. Pertama, eksplisitkan komitmen bahwa setiap anak di Jakarta harus mendapat pendidikan usia dini. Artinya, terjemahkan itu di setiap kota hingga RT-RW. Program kegiatan nanti Dinas Pendidikan harus berikan porsi yang cukup,” ujar Anies dalam pesannya.

Bunda PAUD sendiri merupakan predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah atau disandang langsung oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan yang merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini yakni 0-6 tahun.

Menurut Anies, setiap anak di Indonesia harus mendapatkan pendidikan minimal satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar.

Untuk itu mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun meminta agar terus dilakukan kolaborasi untuk percepatan program perluasan akses PAUD.

“Kurangnya apa lakukan terobosan, siapkan rencana dan dukungan. Berikutnya gandeng semua pihak karena kekuatan organisasi ini dari masyarakat. Saya bisa pastikan InsyaAllah hampir semua orang bersedia memikirkan PAUD. Kita harus mampu ajak semua pihak kerja sama,” tutup Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya