Berita

Puluhan pelajar di Tangerang diamankan polisi saat akan ke Jakarta/RMOLBanten

Politik

Puluhan Pelajar Tangerang Diamankan Saat Akan Demo Ke Jakarta

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 01:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Puluhan pelajar SMP dan SMA diamankan polisi saat hendak melakukan unjuk rasa ke Depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10).

Para pelajar tersebut diduga hendak ikut aksi unjuk rasa untuk memprotes pengesahan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Ada 24 pelajar SMP dan SMA di Tangerang, pelajar MAN dari Kedawung, diamankan saat akan berangkat mengikuti demo di Gedung DPR RI," ujar Kapolres Metro Tangerang, Kombes Sugeng Hariyanto, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.


Sugeng menyebut, para pelajar ini termakan ajakan pesan berantai bernada provokatif via media sosial untuk mengikuti aksi protes di depan Gedung DPR RI.

Atas dasar itu, saat pelajar tersebut diamankan, mereka juga membekali diri dengan spanduk-spanduk protes khas pengunjuk rasa.

"Sekarang mereka sudah diamankan di Polsek Jatiuwung dan Ciledug," kata Sugeng.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian melakukan penyekatan aksi buruh di perbatasan Kota Tangerang-Jakarta yang berkonvoi di Batuceper, Kota Tangerang.

"Orang yang ke kondangan saja kita bubarkan, apalagi orang berkerumunan unjuk rasa seperti ini," tegas Waka Polres Metro Tangerang, AKBP Yudhistira.

Yudhistira pun memastikan, bila semua kerumunan buruh yang akan berunjuk rasa ke Jakarta, langsung dicegah di berbagai titik. Pasukan TNI dan Polri selain di kawasan industri Batuceper, juga disebar di Jatiuwung, Cipondoh dan pintu masuk Kebon Nanas.

"Hari ini di Tangerang semua titik hendak menuju Jakarta, untuk unjuk rasa kita sekat. Kekuatan kita Polres dibantu dengan TNI, dari batalion ditambah dengan Brimob kurang lebih sekitar 1000 pasukan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya