Berita

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo/Ist

Kesehatan

Doni Monardo: Vaksin Terbaik Saat Ini Adalah Protokol Kesehatan

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penguatan penanganan Covid-19 di daerah terus didorong Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui perubahan perilaku dan menegakkan penerapan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo mengatakan, hingga saat ini mematuhi protokol kesehatan adalah 'vaksin' terbaik yang dapat dilakukan masyarakat.

“Selama belum ada vaksin maupun obat, mematuhi protokol kesehatan adalah vaksin terbaik sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” tegas Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo di Kediaman Dinas Gubernur Provinsi Gorontalo, Rabu (7/10).


Selain itu, Doni juga mendorong Pemprov Gorontalo lebih meningkatkan pemahaman kepada masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan melalui beragam medium ruang, salah satunya adalah dengan kearifan lokal dan peran para tokoh masyarakat.

“Kita gunakan media-media yang ramah digunakan oleh masyarakat, misalnya sosialisasi melalui media sosial, televisi, pemberitaan media online, penggunaan poster, dan sebagainya sesuai dengan bahasa lokal yang mampu dipahami oleh masyarakat setempat,” lanjut Doni.

Dalam hal ini, penguatan literasi masyarakat tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Doni yakin bahwa peran tokoh masyarakat dapat lebih didengar dan diterima dengan baik oleh masyarakat di daerah.

“Pemerintah pusat maupun daerah serta masyarakat tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, kita harus bergerak bersama," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie mengapresiasi kinerja Satgas Penanganan Covid-19 Nasional yang selalu responsif dan cepat tanggap dalam mendukung penanganan virus corona di Gorontalo.

Menurutnya, kesungguhan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menjadi motivasi dan semangat Pemprov Gorontalo berserta perangkat daerah dibawahnya dalam bersinergi melakukan penanganan virus asal Wuhan, China ini.

Berdasarkan data zonasi risiko per 4 Oktober 2020, Provinsi Gorontalo yang terdiri dari enam kabupaten/kota, sebagian besar berada pada zona risiko sedang, antara lain Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kota Gorontalo dan Kabupaten Pahuwato berada di zona risiko sedang, sedangkan hanya Kabupaten Bone Bolango yang berada dalam zona risiko tinggi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya