Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari/Net

Politik

Soal Proyek KFX/IFX, Pimpinan Komisi I: Mengutip Prabowo Di Rapat, Akan Dihentikan

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 16:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada keinginan pemerintah Indonesia untuk menghentikan proyek bersama Korea Selatan dalam pengembangan pesawat tempur canggih Korea Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment atau KFX/IFX.

Kemungkinan itu disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam salah satu rapat dengan Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari ketika berbicara sebagai narasumber dalam diskusi daring "Obrolan Bareng Bang Ruslan" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/10), program KFX/IFX itu dinilai Prabowo tidak begitu menguntungkan. 
"Kalau mengutip omongan Prabowo di rapat dengan kami, (ada kemungkinan) akan dihentikan," kata Abdul Kharis.

"Kalau mengutip omongan Prabowo di rapat dengan kami, (ada kemungkinan) akan dihentikan," kata Abdul Kharis.

Anggota Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, pemerintah memiliki sejumlah pertimbangan untuk menghentikan proyek yang dimulai di era pemerintahan SBY itu.

Namun begitu, masih kata Abdul Kharis, Komisi I DPR RI baru akan membahas hal ini setelah mendapatkan surat resmi dari pemerintah.

"Itu baru statement Prabowo di rapat ya. Menurut hemat saya begini (atau) begitu kalau sudah dituangkan dalam bentuk surat ke Komisi I ya akan kami bahas," demikian Abdul Kharis.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya