Berita

Tesla/Net

Bisnis

Masuk Diskusi Tahap Awal, Tesla Jajaki Peluang Investasi Nikel Di Indonesia

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 12:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan mobil listrik terbesar di dunia, Tesla, tengah menjajaki peluang investasi di Indonesia, khususnya terkait dengan sumber daya nikel.

Hal tersebut diungkap oleh pejabat senior di Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Ayodhia Kalake yang mengatakan bahwa pihak Tesla telah menghubungi pemerintah Indonesia secara informal mengenai kemungkinan investasi.

Meski begitu, Ayodhia tidak merinci pembahasan antara Tesla dan pemerintah Indonesia, termasuk peluang investasi yang dibicarakan.


"Itu masih diskusi awal dan belum detail. Kami perlu diskusi lebih lanjut dengan Tesla," ujar Ayodhia dalam pernyataan yag dirilis pada Senin (5/10).

Meski begitu, dimuat Reuters, Ayodhia mengatakan, Indonesia memiliki sejumlah insentif untuk investasi mobil listrik. Mengingat Indonesia sendiri merupakan produsen utama nikel dan memiliki ketersediaan yang melimpah di Sulawesi Tengah.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan rantai pasokan penuh nikel di dalam negeri, alih-alih mengekspor bijih nikel yang belum dioleh.

Nantinya, produksi nikel di dalam negeri akan digunakan untuk membuat baterai, hingga kendaraan listrik.

Bulan lalu, pemerintah mengatakan telah mendapat kesepakatan untuk membangun pabrik baterai lithium dengan LG Chem Ltd dari Korea Selatan dan China's Contemporary Amperex Technology Ltd (CATL).

Di sisi lain, Tesla berkomitmen untuk meningkatkan produksi truk dan proyek tenaga surya.

Bos Tesla, Elon Musk, pada awal tahun ini mendesak penambang untuk memproduksi lebih banyak nikel dan menawarkan kontrak jangka panjang "raksasa" jika ditambang secara efisien dan dengan cara yang peka terhadap lingkungan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya