Berita

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Repro

Kesehatan

Satgas Covid-19 Pastikan Tarif Swab Test Rp 900 Ribu Sudah Dihitung Matang

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 20:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan batas maksimum tarif pemeriksaan tes usap atau swab test Covid-19 sebesar Rp 900 ribu setiap pemeriksaan dipastikan telah dihitung secara matang.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menerangkan, ketetapan tersebut dihitung berdasarkan sejumlah komponen oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kementerian Kesehatan dan BPKP menetapkan tarif tersebut berdasarkan sejumlah komponen yaitu biaya tenaga, bahan habis pakai (pengambilan dan pengujian spesimen), serta overhead dan administrasi," ujar Wiku Adisasmito saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/10).


Adapun ketetapan harga maksimum tersebut tidak berlaku untuk upaya pelacakan atau tracing kasus positif Covid-19 yang dikerjakan pemerintah, melainkan hanya berlaku untuk masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan secara mandiri.

"Penetapan harga tes swab sebesar Rp 900 ribu adalah untuk pemeriksaan mandiri dan tidak berlaku bagi upaya pemeriksaan tes PCR yang dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan pelacakan kontak erat pasien Covid-19," ucapnya.

Penetapan harga swab test ini, lanjut Wiku, masih mungkin diubah dengan melihat perkembangan penerapan di lapangan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya