Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Pengesahan RUU Ciptaker Mendadak Dimajukan, Politisi PKS: Takut Didemo Besok Kah?

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rapat Paripurna DPR RI yang mendadak digelar sore ini Senin (5/10) dengan salah satu agendanya pembicaraan tingkat II atau pengambil keputusan terhadap RUU Cipta Kerja menjadi kejutan tersendiri bagi Fraksi PKS.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengaku baru mendapatkan informasi agenda Rapat Paripurna yang sejatinya dijadwalkan Selasa (6/10) besok itu pada Pukul 14.00 WIB tadi.

"Mestinya esok Paripurnanya. Baru dapat kabar jam 14.00 WIB," kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/10).


Menurut Ketua DPP PKS ini, agenda Rapat Paripurna yang secara tiba-tiba dimajukan dinilai tidak etis.

Mardani menyebut, seperti ada kekhawatiran bahwa RUU Ciptaker akan ditolak masyarakat. Bahkan, kelompok pekerja berencana turun jalan dan akan melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPR esok hari.

"Tetiba paripurna penutupan dan pengesahan RUU Omnibus Law dimajukan hari ini 5 Oktober 2020 jam 15. Etiskah? Khawatir demo esokkah?" kata Mardani.

Mestinya, kata Mardani, DPR RI bersama pemerintah memberikan kesempatan semua pihak untuk memberi masukan.

Atas dasar itu, Mardani menegaskan pihaknya semakin teguh untuk menolak RUU Ciptaker.

"Sikap PKS tegas: Tolak Omnibus Law!" pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya