Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Hujan Reda, DLH DKI Angkut 511 Meter Kubik Sampah

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan deras yang mengguyur ibukota pada Minggu malam menyebabkan genangan di sejumlah wilayah dan penumpukan sampah di sejumlah lokasi pintu air di Jakarta.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta pun langsung bekerja membersihkan sampah yang terbawa aliran air. Hingga Senin siang (5/10), setidaknya ada 511 meter kubik sampah yang diangkut DLH DKI Jakarta.

Kepala DLH DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, total sampah yang sudah diangkut tersebut berasal dari tiga titik.


Rinciannya, sebanyak 408 meter kubik sampah diangkut dari Kali Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat.

"Sebanyak 50 petugas, 15 unit armada truk, dan 3 unit alat berat dikerahkan," kata Andono dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/10).

Kemudian, sebanyak 99 meter kubik sampah diangkut dari Kali Banjir Kanal Barat (BKB) di dekat Season City, Tambora, Jakarta Barat. Pengerjaannya dilakukan oleh 10 petugas, 3 armada truk, dan 2 alat berat.

Terakhir, sebanyak 4 meter kubik sampah diangkut dari Kali Ciliwung di Jembatan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pengerjaanya dilakukan oleh 5 petugas, 1 unit armada truk, dan 1 alat berat.

Selain itu, hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu malam (4/10) hingga Senin dinihari (5/10) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Ratusan warga pun terpaksa mengungsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, banjir melanda 56 rukun tetangga (RT) yang berada di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Ketinggian air mulai dari 30 sentimeter hingga 150 sentimeter.

Dilaporkan BPBD DKI, 257 warga Jakarta Selatan terpaksa mengungsi. Mereka mengungsi di Mushala Al Mamuriah, Kelurahan Cilandak Timur dan Masjid Al Mamur, Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya