Berita

Direksi Bank Jateng, /RMOLJateng

Nusantara

Pandemi Covid-19, Bank Jateng Sukses Salurkan Kredit Rp 50,482 Triliun

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 02:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kinerja Bank Jawa Tengah di tengah pandemi virus Corona baru (Covid-19) tampaknya patut diapresiasi. Selain sukses menyalurkan kredit hingga Rp 50,482 triliun, hingga September 2020 Bank Jateng sudah mencatatkan laba Rp 1,4 Triliun.

Jumlah kredit yang tersalurkan tersebut  naik dibandingkan dengan penyaluran kredit tahun lalu sekitar Rp 48,593 triliun, sementara untuk laba sudah menyamai pencapaian tahun 2019 lalu.

Kredit Bank Jateng sampai dengan September masih tumbuh 3,89 persen secara year on year. Itu menunjukkan sistem dan mesin produksi sudah mapan. Efisiensi biaya operasional juga menyumbang perolehan laba," ujar Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, di kantornya, Jumat (2/10) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.


Tak hanya itu, Bank Jateng juga mencatatkan pertumbuhan aset mencapai Rp 86,297 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) Bank Jateng mencapai Rp 70,148 triliun, atau tumbuh 12,3 persen dibanding tahun 2019, yakni Rp 62,445 triliun.

Meski demikian, uintuk non performing loan (NPL) Bank Jateng mengalami kenaikan hingga 3,78 persen atau setara Rp 1,809 triliun. Namun, kondisi ini masih terbilang sehat jika mengacu regulasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menetapkan batas maksimal NPL 5 persen.

Supriyatno menambahkan pada masa Covid-19, Bank Jateng juga melakukan restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak. Data per September 2020 tercatat sudah ada 16.048 nasabah yang dilakukan restrukturisasi senilai Rp 5 triliun.

"Bagi kami  saat ini karakter masyarakat, khususnya masyarakat milenial cenderung lebih memilih layanan perbankan yang mudah dan cepat untuk pengembangan teknologi informasi," tandas Supriyatno.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya