Berita

Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi saat sosialisasi empat pilar/RMOL

Politik

PPP Ajak GPK Rajut Persatuan Di Tengah Pandemi Covid-19

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 00:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi berharap Covid-19 tidak membuat masyarakat terpecah belah. Justru momen ini bisa dimanfaatkan untuk saling menguatkan dan bersatu menghadapi cobaan yang ada.

“Covid-19 memaksa bangsa Indonesia untuk mempunyai rancangan baru, tatanan baru, karena ini penting, semua orang harus berubah,,” kata Arwani dalam acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Bojonegoro, yang diselenggarakan atas kerjasama dengan Gerakan Pemuda Kabah (GPK) dan DPC Bojonegoro, Minggu (4/10).

Arwani mengajak kader GPK untuk ikut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah oleh isu apapun.


Kata Arwani, sebagai kader muslim GPK harus mengingatkan umat Islam dewasa dengan berbagai perbedaan, termasuk berbeda dalam melakukan ritual keagamaan.

“Tak terkecuali dalam hal ritual keagamaan jangan sampai malah terpecah belah” kata Arwani Thomafi. 

Arwani juga menyinggung isu yang selalu hangat setiap Bulan September, yakni isu tentang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurutnya pemberontakan dan pengkhianatan PKI adalah fakta, sehingga tidak tepat jika ada pejabat pemerintah yang berupaya untuk menghilangkan sejarah kelam bangsa tersebut.

Walaupun begitu, Arwani meminta bangsa Indonesia tidak larut dalam isu bangkitnya PKI, tetapi bangsa Indonesia tidak boleh terlena atau lengah tentang PKI yang bertujuan mencabut TAP MPRS XXV/MPRS/1966, tahun 1966.

Lanjut Arwani, untuk menjaga agar Pancasila tetap sakti maka perlu pengawalan terhadap undang-undang maupun kebijakan publik lainya agar selaras dengan Pancasila.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya