Berita

Zoya Amirin ancam laporkan pelaku pelecehan secara online terhadap dirinya/Net

Hukum

Geram Kerap Dilecehkan, Zoya Amirin Ancam Laporkan Pria Yang Diduga PNS Ditjen Pajak

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 03:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak ada seorang pun yang bersedia dilecehkan orang lain. Tak heran, seksolog Zoya Amirin (45) pun meradang, setelah seorang warganet berulang kali melakukan pelecehan seksual secara online terhadap dirinya lewat media sosial Instagram.

Melalui akun Instagramnya, Zoya mengunggah beberapa komentar pria tersebut, yang cenderung tidak sopan dan bernada melecehkan. Mulai dari mengajak tidur hingga mandi bersama.

Zoya lantas menegur pria dengan akun @bdgharry tersebut.


"Hei @bdgharry saya sudah muak dengan pelecehan seksual online yang anda lakukan pada instagram saya!!!" tulis @zoyaamirin di Instagram yang dikutip Kantor Berita RMOL Jakarta, Sabtu (3/10).

Berdasarkan caption yang disematkan, Zoya mengatakan sudah mencoba mengingatkan pria itu. Tapi, bukannya sadar dan meminta maaf, aksi pria itu malah semakin menjadi.

"Saya tidak layak dilecehkan oleh anda, saya sudah mengingatkan anda, kesibukan saya membuat saya lupa dengan prilaku brengsek anda! Bukan minta maaf anda malah melecehkan saya lagi!" kata Zoya geram.

Zoya pun turut mengunggah profil pria tersebut, yang diketahui bernama Harry Abadi asal Pekanbaru. Dalam profilnya, Harry menulis bekerja di Departemen Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

"Shame on You laki laki brengsek! Apalagi kalau anda benar pegawai pemerintah, saya bisa laporkan perilaku brengsek anda ini pada instasi anda bekerja, biar anda tau rasa!" tutup Zoya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya