Berita

Dokter spesialis olahraga dan pengajar di UNJ, dr. Arie Sutopo Sp.KO/Rep

Kesehatan

Olahraga Di Luar Rumah Diperbolehkan Saat Pandemi, Tapi Dengan Syarat 3M

SABTU, 03 OKTOBER 2020 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anjuran untuk menjaga kebugaran tubuh di masa pandemi Covid-19 bisa dilakukan masyarakat dengan melakukan olahraga.

Menurut dokter spesialis olahraga, dr. Arie Sutopo Sp.KO, masyarakat masih bisa berolahraga di luar rumah. Sebab, terdapat beberapa jenis olahraga yang cocok untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pasalnya, jelas Arie Sutopo, olahraga bukan hanya sekedar menggerakan tubuh, tapi memiliki aturan dan mekanisme khusus.


"Jadi kalau cuma bergerak-gerak biasa gitu bukan olahraga," ujar Arie Sutopo dalam diskusi virtual yang disiarkan akun Youtube BNPB bertajuk 'Beraktivitas dan Berkreasi Selama Pandemi', Sabtu (3/10).

Pengajar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini menganjurkan masyarakat untuk melalukan sejumlah jenis olahraga di luar rumah.

"Kalau di luar rumah kita bisa jogging, cycling (bersepada), dan anak-anak bisa running (lari-lari) kalau di lapangan," tuturnya.

Namun begitu, dia menekankan agar olahraga di luar rumah tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Yaitu 3M, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan.

"Nah, kalau di luar rumah itu ada aturannya. Yaitu 3M itu. Kita harus pakai masker, enggak bisa enggak pakai. Setiap waktu cuci tangan atau hand sanitizer, dan ketiga physical distancing. Jadi mesti jauh, mesti ada jarak. Kenapa? Karena ini tindakan-tindakan pencegahan terhadap virus corona ini," jelasnya.

"Supaya virus itu enggak masuk kita pakai masker yang baik, yang sesuai dengan ketentuan. Ada masker yang tembus, enggak bisa. Harus masker N95, atau masker yang untuk operasi, atau masker kain, tapi jangan dari bahan yang bagus tapi tembus. Itu jangan," demikian Atie Sutopo menambahkan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya