Berita

Amien rais saat deklarasi Partai Ummat melalui akun Youtube/Repro

Politik

Hindarkan Benturan Dengan PKS, Amien Rais Harus Reposisi Basis Partai Ummat Bukan Pemilih Islam

SABTU, 03 OKTOBER 2020 | 07:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mantan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Amien Rais resmi melahirkan partai baru. Melalui akun Youtube Kamis (1/10), Amien mengumumkan partainya bernama Partai Ummat.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno berpendapat dari segi nama, Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR RI ini akan menyasar ceruk pemilih Islam yang kritis dan berjarak dengan rezim pemerintahan Joko Widodo.

Secara politik, dijelaskan Adi, Partai Ummat nantinya akan berebut dengan basis pemilih Partai Keadilan Sosial (PKS). Alasannya PKS sejauh ini adalah partai berbasis Islam yang konsisten menjadi opisisi pemerintah. 
 

 
"Memiliki satu konotasi menyasar pemilih Islam yang kritis vokal dan anti pada pemerintah. Pak Amien sepertinya dari segi nama Partai Ummat ingin menyasar pemilih yang secara sederhana adalah pemilih PKS," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/10).

Adi berpandangan, jika Partai Ummat ingin berkembang dan diterima oleh masyarakat, maka tugas pertama Amien Rais adalah menghadirkan ke publik Partai Ummat adalah partai inklusif.

"Perlu ada repositioning bukan partai kelompok kecil tapi partai inklusif, supaya sejak awal bisa menggaet massa mengambang yang jumlahnya berada di angka 75 persen," demikian analisa pengajar UIN Syarif Hidayatullah ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya