Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Doa Dan Dukungan Untuk Donald Trump Melimpah Dari Para Tokoh Dunia

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 18:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Doa kesembuhan diberikan oleh banyak pemimpin dunia kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan istrinya, Melania Trump yang telah dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Tagar #TrumpHasCovid menjadi trending topic di media sosial pada Jumat (2/10). Akun Twitter sang presiden, @realDonaldTrump juga langsung dibanjiri oleh doa dan dukungan dari para pemimpin dunia.

Dalam akun Twitter-nya, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan harapan terbaik untuk Trump dan istrinya agar merek dapat cepat sembuh.


Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson yang pernah didiagnosis penyakit yang sama pun memberikan dukungan bagi sang presiden dan ibu negara.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Menteri Perumahan Inggris, Robert Jenrick yang paham betul bagaimana kondisi kabinet pemerintahan ketika memiliki kepala negara/pemerintahan positif Covid-19.

"Kami semua ingin menyampaikan harapan terbaik kepada Presiden Trump, ibu negara, dan keluarga Trump. Berharap mereka cepat sembuh. Kami tahu bagaimana rasanya memiliki seorang perdana menteri yang dinyatakan positif Covid-19 dan mengesampingkan politik, semua ingin melihat ia dan istrinya segera sembuh," ujar Jenrick.

Doa yang sama juga diunggah oleh Presiden Polandia Andrzej Duda, Perdana Menteri India Narendra Modi, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Jurubicara pemerintah Jerman mengatakan, Kanselir Angela Merkel telah mengirimkan doa kesembuhan bagi Trump dan istrinya. Sementara Presiden Rusia, Vladimir Putin mengirimkan surat yang berisi harapannya agar Trump dan istrinya segera pulih.

Melalui pernyataan resmi, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyampaikan harapannya agar Presiden AS dan istrinya segera pulih.

Dalam sebuah acara di televidi, jurubicara pemerintah Prancis, Gabriel Attal juga menyatakan hal yang sama.

"Ini menunjukkan bahwa virus tersebut tidak menyelamatkan siapa pun, termasuk mereka yang telah menunjukkan skeptisisme. Saya berharap dia cepat sembuh," ujar Attal.

Komentar beragam muncul dari China. Pemimpin redaksi majalah pemerintah Global Times, Hu Xijin mengatakan, positifnya Trump terhadap Covid-19 menjadi pengingat agar ia tidak merendahkan risiko virus corona.

Pasalnya sejak awal wabah, Trump dikenal kerap mengecilkan ancaman Covid-19. Ia bahkan menolak untuk mematuhi pedoman kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak.

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 7 juta orang di AS yang positif terinfeksi Covid-19 dengan 200 ribu di antaranya meninggal dunia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya