Berita

Ibadah Haji/Net

Dunia

Siap-siap, Arab Saudi Buka Ibadah Umrah Dalam Tiga Tahap

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 17:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi akan membuka kembali situs-situs suci untuk umrah pada Minggu (4/10), setelah tujuh bulan ditutup karena pandemi Covid-19.

Kementerian Haji Arab Saudi mengumumkan, pembukaan ibadah umrah tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran virus corona baru.

Adapun Menteri Haji, Mohammed Benten dalam sebuah wawancara televisi mengurai, pembukaan dilakukan dalam tiga tahap, dengan tahap pertama hanya melibatkan 6.000 jamaah.


"Tahap pertama, umrah akan dilakukan dengan cermat dan dalam jangka waktu tertentu," ujar Benten, seperti dimuat AFP, Jumat (2/10).

Ia juga menjelaskan, jamaah akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memastikan jarak sosial di dalam Masjidil Haram, Mekah.

Tahap kedua sendiri akan dibuka pada 18 Oktober, di mana jumlah jamaah umrah akan ditingkatkan menjadi 15 ribu per hari, dengan maksimal 40 ribu orang diperbolehkan untuk melaksanakan shalat di masjid.

Baik tahap pertama dan tahap kedua hanya dilakukan oleh jamaah yang sudah berada di Arab Saudi.

Sementara itu, jemaah dari luar negeri baru bisa diizinkan masuk pada tahap ketiga, yaitu 1 November. Ketika itu, umrah akan ditingkatkan menjadi 20 ribu jamaah dengan 60 ribu kapasitas maksimal dalam masjid.

Benten menambahkan, umrah akan diizinkan untuk kembali ke kapasitas penuh jika ancaman pandemi Covid-19 sudah mereda.

Hingga saat itu, kementerian kesehatan akan memeriksa negara-negara di mana jemaah umrah diizinkan masuk berdasarkan risiko kesehatan.

Mereka yang ingin menunaikan umrah harus mendaftar melalui dua aplikasi mobile, satu untuk mendaftar bebas dari virus, dan satu lagi untuk mendapatkan izin.

Arab Saudi menangguhkan umrah pada Maret dan mengurangi haji tahunan menjadi hanya 10 ribu.

Media pemerintah mengatakan bahwa serangkaian tindakan pencegahan telah diadopsi untuk menangkal wabah selama umrah.

Hajar Aswat juga tidak boleh disentuh selama ibadah umrah, sedangkan Masjidil Haram akan distelisasi secara teratur sebelum dan sesudah shalat berjamaah.

Setiap kelompok akan didampingi oleh seorang petugas kesehatan dan tim medis akan turun ke lapangan jika terjadi keadaan darurat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya