Berita

Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono/RMOL

Nusantara

Hindari Kesalahpahaman, Masyarakat Harus Diedukasi Soal Penempelan Stiker Rumah Isolasi Mandiri

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan masyarakat yang positif terpapar Covid-19 dengan kategori orang tanpa bergejala (OTG) untuk menjalani isolasi mandiri di rumah dengan persyaratan yang ketat.

Nantinya, rumah yang digunakan untuk isolasi mandiri itu akan ditempeli stiker khusus bertuliskan 'Sedang melakukan isolasi mandiri'.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, meminta kepada Pemprov DKI untuk melakukan penyuluhan dan edukasi terlebih dahulu kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham.


"Sebelum dipasang (stiker), masyarakat harus diberi penyuluhan agar tidak malah mengucilkan," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/10).

Politikus Partai Demokrat itu menilai, stigma negatif terhadap pasien Covid-19 masih terjadi ddi masyarakat. Bahkan, ada yang menganggapnya sebagai aib.

Mujiyono menekankan lebih baik Pemprov DKI melakukan pengawasan yang maksimal dengan memberdayakan unsur masyarakat di tingkat RW untuk mengawasi pasien OTG tersebut.

"Sebaiknya kalaupun terpaksa ditempel, ditempel di dalam yang orang nggak banyak lihat lah. Karena itu tadi persepsi masyarakat yang salah soal Covid, bagaimana cara kontrolnya kan ada RT RW yang bisa mengawasi," pungkasnya.

Adapun kebijakan penempelan stiker tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 980/2020 yang diteken Gubernur Anies Baswedan pada 22 September lalu.

"Lurah menempel atau memasang pengumuman 'sedang melakukan isolasi mandiri' pada pintu atau tempat yang mudah terlihat," demikian bunyi Pepgub tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya