Berita

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo/Repro

Kesehatan

44,9 Juta Warga Yakin Tidak Akan Terinfeksi Corona, Doni Monardo: Covid Ini Nyata, Bukan Rekayasa Atau Konspirasi!

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai pandemi Covid-19 dijadikan dasar kebijakan untuk membuat program strategi perubahan perilaku protokol kesehatan.

Dikatakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo, program yang diinisiasi pihaknya tersebut menjadi sangat penting untuk penanganan pandemik.

Pasalnya, data BPS menyebutkan 17 persen dari sekitar 270 juta warga negara Indonesia merasa tidak akan terinfeksi Covid-19. Sehingga abai terhadap protokol kesehatan.


"Angka 17 persen ini adalah suatu angka yang sangat tinggi sekali, besar sekali. Angka 17 persen dari 270 juta warga negara kita itu setara dengan sekitar 44,9 juta orang yang merasa tidak mungkin dan sangat tidak mungkin terpapar Covid," ujar Doni Monardo dalam acara "Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19," yang digelar virtual, Jumat (2/10).

Oleh karena itu, Doni Monardo mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat yang memiliki keyakinan tidak akan terpapar Covid-19.

Sebab, melihat fakta yang ada, tingkat infeksi virus asal Wuhan China tersebut masih terus menyebar dan bertambah besar di tingkat global. 

"Ini menjadi tantangan bagaiamana kita semua harus menjelaskan ke masyarakat bahwa Covid ini adalah nyata. Covid ini bukan rekayasa, bukan konspirasi. Karena korban jiwa di tingkat global telah mencapai lebih dari 10 ribu orang. Suatu angka yang sangat besar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini mengingatkan potensi penyebaran Covid-19 yang secara aktif ditularkan oleh manusia, bukan oleh hewan seperti virus flu burung atau flu babi.

Nah, menurut Doni, bagian dari pengetahuan terkait Covid-19 itu penting diketahui masyarakat luas. Sehingga masyarakat bisa antisipatif untuk tidak tertular saat beraktivitas dan bisa sadar akan displin protokol kesehatan pencegahan penularan.

"Oleh karenanya strateginya harus mematuhi ketentuan yang ada (taat protokol kesehatan pencegahan Covid-19)," demikian Doni Monardo.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya