Berita

Kebakaran hutan/Net

Dunia

Paraguay Darurat Kebakaran Hutan, Butuh Bantuan Untuk Padamkan Api

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 11:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran hutan di Chaco yang telah menyebar ke seluruh negeri membuat pemerintah Paraguay mendeklarasikan keadaan darurat nasional pada Kamis (1/10).

Deklarasi tersebut disampaikan Kongres sebagai bagian dari upaya meningkatkan dana untuk pemadam kebakaran dan membuka pintu bantuan internasional guna menjinakkan api.

Sekretaris Darurat Nasional (SEN) menyebut ada 5.231 titik kebakaran yang muncul dalam 24 jam terakhir, sebagian besar berada di kawasan hutan lebat Chaco. Wilayah tersebut adalah rumah bagi peternakan sapi, jaguar, dan banyak suku asli.


Kepala SEN, Joaquin Roa menyebut titik-titik api tersebut "berkembang biak" menjadi kebakaran hutan di tengah cuaca tanpa hujan dan suhu udara melonjak.

"Semua api yang dihasilkan sudah dikontrol tapi kami belum memangkan pertempuran, kami tidak bisa menurunkan pertahanan," ujar Roa, seperti dikutip Reuters.

Pihak berwenang mengatakan dua pesawat pemadam kebakaran telah tiba di negara itu dan akan memadamkan daerah yang terkena dampak paling parah.

Direktorat Meteorologi Paraguay memperkirakan hujan tidak akan turun hingga 7 Oktober. Sehingga artinya Paraguay harus berjuang memadamkan api tanpa bantuan cuaca.

Selain Paraguay, negara-negara lain di Amerika Lain lainnya seperti Argentina, Bolivia, dan Brasil juga tengah berjuang untuk mengatasi kebakaran yang sama. Kebakaran saat ini diperkirakan sudah mencapai level terburuk yang didorong dengan kekeringan dan cuaca panas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya