Berita

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat diwawancarai Najwa Shihab di acara Mata Najwa/Net

Politik

Ben Bland Mempersoalkan Wajah Poker Anak Jokowi

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang ikut dalam Pilkada Solo 2020 ternyata tidak luput dari sorot pandang Benjamin Ben Bland.

Ben Bland sendiri adalah seorang peneliti dari Lowy Institute di Australia yang pada awal September lalu meluncurkan buku berjudul “Man of Contradictions: Joko Widodo and the Struggle to Remake Indonesia”.

Kali ini sorot pandangnya tertuju pada acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7 pada Rabu (30/9). Kala itu, acara yang dipandu Najwa Shihab itu menghadirkan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka secara virtual.


Selama acara Najwa Shihab mencecar Gibran soal pencalonannya. Salah satunya soal “jalur istimewa” Gibran sebagai anak Jokowi.

Tentang apakah jika ada pengusaha muda yang sesukses dan seusia Gibran bisa mencalonkan diri lewat PDIP, tanpa harus menjadi anak seorang presiden.

Pertanyaan ini dilontarkan lantaran Gibran terbilang orang baru di PDIP. Ayah dari Jan Ethes ini juga belum "berdarah" untuk banteng moncong putih, tapi sudah mendapat rekomendasi dan menyingkirkan seorang senior partai yang telah menjadi pejabat publik di Solo dan mendapat dukungan kader.

“Lho kalau rekomendasi itu haknya ibu ketua umum, keputusannya ada di ibu ketua umum,” jawab Gibran sembari mengurai perjalanan politiknya hingga mengalahkan elektabilitas senior partai tadi.

Namun bukan jawaban itu yang disoroti Ben Bland. Sorotan justru tertuju pada cara Gibran mempertahankan wajah tanpa reaksi. Oleh Ben Bland, mimik wajah itu disebut sebagai poker face, atau wajah yang umumnya diperlihatkan pemain poker yang tanpa ekspresi.

“Gibran, anak Jokowi yang jadi calon walikota Solo, mempertahankan wajah poker ketika ditanya apakah ia mendapatkan perlakuan spesial dan apakah pengusaha muda tanpa pengalaman politik lain (juga) dapat dipilih,” sindirnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (1/10).

Tidak hanya itu, Ben Bland juga mencermati bahwa mimik wajah Gibran berubah seketika saat Najwa Shihab bertanya mengenai komitmen Gibran di Solo. Tentang apakah Gibran tidak akan meloncat mengikuti pilgub atau pipres sebelum masa bakti selesai di Solo.

Mimik Gibran berubah saat Najwa mengatakan bahwa pertanyaan yang sama pernah dilontarkan kepada ayahnya, Jokowi. Presiden Jokowi sempat menyatakan komitmen untuk menyelesaikan masa bakti di DKI, tapi kenyataannya meloncat ke pilpres sebelum selesai. 

“Tapi dia menyeringai ketika ditanya apakah akan mengikuti jejak ayahnya jadi presiden,” demikian sorotan Bend Bland.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya