Berita

Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Kartikasari/Net

Publika

Srikandi Cantik Penyejuk Gelisah Di Masa Pandemi

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 09:24 WIB

NAMANYA melambung sejak wara-wiri di layar sebuah stasiun tv swasta nasional memandu acara  dr. Oz Indonesia sejak tahun 2013.

Sebelumnya, ia dikenal karena sukses menyabet gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010 dan berlaga di Miss Internasional 2011. Jauh sedari remaja, pemilik nama asli Reisa Kartikasari itu sebenarnya telah menapaki dunia hiburan dengan menjadi finalis Gadis Sampul serta bintang iklan.

Dalam dunia kedokteran, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan tahun 2003 itu pernah bekerja di RS Polri Raden Said Soekanto Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia berkiprah di bidang forensik bahkan menjadi anggota tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.


Dr. Reisa juga aktif di Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai Anggota Bidang Kesekretariatan, Protokoler, dan Public Relations periode 2018-2021. Tak heran bila Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan  Covid-19 Achmad Yurianto kemudian menggandengnya masuk dalam tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. dr Reisa mulai aktif tampil mengisi siaran pers pada 8 Juni 2020.

Istri pangeran Keraton Kasunanan Surakarta, KRHT Tedjodiningrat Broto Asmoro itu bertugas mengkampanyekan edukasi pencegahan Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru untuk masyarakat agar tetap produktif dan aman.

Sejak dr. Raisa tampil, banyak warganet berkomentar mereka bersemangat menyimak siaran pers tentang perkembangan pandemi Covid-19 dibandingkan sebelumnya.

Bolehlah kita mengakui bahwa keputusan pemerintah menggaet dr. Reisa terbilang cerdas. Banyak tips kesehatan ala dr. Reisa mudah dicerna hingga segera dipraktikkan masyarakat luas. Ulasan di berbagai media juga membantu sosialisasi tersebar luas. Dan tidak bisa dipungkiri, paras menawan dr. Reisa turut andil memberi kesejukan yang mampu meredam kegelisahan rakyat Indonesia.

Tak hanya aktif berbicara di layar kaca, dr. Reisa juga aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat sesuai protokol kesehatan dalam akun Instagram pribadinya. Misalnya saja soal penggunaan masker berbahan scuba yang tidak disarankan pemerintah.

Ia juga kerap mempromosikan tayangan YouTube channelnya. Di platform YouTube Reisa Broto Asmoro, dr. Reisa memang sudah lama mengunggah video-video yang membahas topik kesehatan sehari-hari maupun yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Terakhir, ia mengunggah video tentang keberadaan virus corona yang sudah ada sejak dulu.

Dr. Reisa adalah salah satu srikandi Indonesia yang begitu menginspirasi di masa pandemi. Amanah baru yang diembannya sebagai tim komunikasi publik tentu bukan perkara mudah. Tugasnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan agar kurva Covid-19 bisa melandai.

Di tengah kesehariannya sebagai ibu dua anak yang tentu disibukkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh, dr. Reisa berusaha menyeimbangkan segala aktivitasnya dan selalu menjaga kesehatan.

Sosok dr. Reisa menjadi satu bukti bahwa perempuan Indonesia bisa sangat berdaya dan berkontribusi bagi lingkungannya. Perempuan kelahiran Malang, 28 Desember 1985 ini mampu tampil anggun, tenang, dan piawai memberikan penjelasan tanpa menimbulkan kegaduhan di ranah publik.

Menjadi model dan mengikuti ajang Puteri Indonesia juga menjadi bukti bahwa dr. Reisa telah menerapkan gaya hidup disiplin sejak belia. Dan kedisiplinan itulah yang membawa kesuksesan dalam hidupnya saat ini.

Seperti sebuah quote dari Bill Goldberg yang menginspirasi seorang dr. Reisa: “Go empower yourself. You need confidence because the one thing that bullying does is it belittles you, and it takes away your confidence, and nobody deserves that”. Dan begitulah dr. Reisa menginspirasi perempuan Indonesia dengan caranya yang elegan.

Ovi Shofianur
Wartawan Farah.id

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya