Berita

Bendera Armenia/Net

Dunia

Imbas Kiriman Senjata Israel Ke Azerbaijan, Armenia Panggil Dubesnya Di Tel Aviv

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Adanya laporan Israel telah mengirim senjata ke Azerbaijan telah mengancam hubungan Yerevan dan Tel Aviv.

Dalam sebuah laporan yang dimuat Al Arabiya pada Kamis (1/10), sumber intelijen Amerika Serikat (AS) menyebut Israel telah mengirim pesawat kargo yang berisi penuh dengan senjata ke Azerbaijan di tengah ketegangan dengan Armenia di Nagorno-Karabakh.

"Israel memasok senjata ke (Azerbaijan), dua penerbangan kargo dari Israel telah mendarat di Baku pada hari ini," ujar sumber tersebut.


Menindaklanjuti laporan tersebut, jurubicara Kementerian Luar Negeri Armenia, Anna Naghdalyan pada hari yang sama mengatakan pihaknya akan memanggil Dutabesarnya di Tel Aviv untuk berkonsultasi.

"Masalah ini selalu menjadi agenda bilateral kami. Pasokan senjata canggih Israel ke Azerbaijan sangat disesalkan, (khususnya) pada saat Azerbaijan yang didukung oleh Turki melancarkan agresi skala besar terhadap Armenia dan Artsakh," ujar Naghdalyan, seperti dikutip Azbarez.

Naghdalyan mengatakan, pasokan senjata Israel ke Azerbaijan tersebut tidak dapat diterima dan Armenia telah mengangkat isu tersebut dengan rekan-rekan Israel dalam banyak kesempatan.

"Saat seluruh komunitas internasional mendesak Azerbaijan menghentikan aksi militer, Israel tetap memasok senjata ke Azerbaijan," sambungnya.

Armenia selama ini telah mengakui Israel secara diplomatik. Pada 18 September, Armenia secara resmi telah membuka kedutaan besarnya di Tel Aviv.

Sementara itu, hubungan Israel dan Azerbaijan dilandasi oleh perdagangan minyak dan senjata. Israel merupakan salah satu pemasok senjata utama bagi Baku. Hal tersebut pun diakui oleh Penarisat Kebijakan Luar Negeri presiden Azerbaijan Hikmet Hajiyev.

Hajiyev mengatakan kerjasama pertahanan antara Israel dan Azerbaijan bukanlah rahasia. Dalam pertempuran Nagorno-Karabakh pun, Azerbaijan menggunakan drone kamikaze buatan Israel.

"Jika Armenia takut dengan drone yang digunakan Azerbaijan, ia harus menghentikan pendudukannya," ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya