Berita

Aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti/Net

Politik

Jangan Hanya Tajam Ke KAMI, Presiden Harus Konsisten Dalam Pembubaran Kerumunan Massa

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo diminta untuk konsisten dalam membubarkan acara yang mengundang kerumunan massa. Pemerintah jangan sampai tebang pilih dalam menegakkan aturan tersebut.

Permintaan ini disampaikan aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (2/10).

Dia tidak ingin aparat hanya tajam saat menghadapi orang biasa dan kelompok yang kontra pemerintah.


“Presiden Jokowi dan Polri harus konsekuen,” tegasnya.

Menurutnya, perlakuan yang sama harus diberikan atau diberlakukan kepada seluruh institusi pemerintah pusat dan daerah. Termasuk jika ada calon kepala daerah melakukan giat acara yang mengundang kerumunan massa.

Jangan hanya acara kumpul dan deklarasi KAMI dibubarkan, atas nama protokol Covid-19, sementara acara lain tidak.

“Jika ada rapat atau seremoni bagi-bagi sembako, juga harus dibubarkan,” harapnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya