Berita

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

Terus Ingatkan 3 M, Prof Wiku: Makin Efektif Kalau Dilakukan Kolektif

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 22:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Patuh dan disiplin penerapan protokol kesehatan tak henti-hentinya diingatkan Satgas Penanganan Covid-19 kepada masyarakat. Sebab, kunci utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah menerapkan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan (3M).

Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kepatuhan protokol kesehatan dapat lebih efektif jika dilakukan secara kolektif.

"Kalau kita sudah patuh pada protokol kesehatan, jangan lupa mengingatkan orang lain untuk patuh pada protokol kesehatan," jelasnya dalam jumpa pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/10).


Berdasarkan beberapa jurnal internasional, kata dia, disebutkan mencuci tangan dengan sabun dapat menurunkan risiko penularan sebesar 35%. Sedangkan memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan 45%, dan memakai masker bedah menurunkan risiko 70%.

Yang paling utama adalah menjaga jarak minimal 1 meter dapat menurunkan risiko penularan sampai dengan 85%. Oleh karena itu, masyarakat harus yakin bahwa setiap usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil.

"Asalkan konsisten dan kolektif melakukan perubahan perilaku menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan dilakukan secara sungguh-sungguh," pungkas Wiku.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya