Berita

Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak/Net

Bisnis

Menantu Erdogan Optimis Turki Capai Masa Depan Lebih Baik Dengan Tiga Program Ekonomi Andalan 2021-2023

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Turki nampaknya optimis menatap masa depan pasca pandemik Covid-19. Hal itu terbukti dengan diumumkannya tiga tema program ekonomi baru untuk 2021-2023, yaitu 'stabilisasi baru, normal baru, dan ekonomi baru, pada Selasa (29/9).

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak di Istanbul. Di acara peluncuran program tersebut Albayrak mengatakan ekonomi Turki diproyeksikan tumbuh sebesar 0,3 persen tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan berkisar sekitar 5 persen pada tahun 2022 dan 2023, dan mencapai 5,8 persen pada tahun 2021 setelah konsumsi dan investasi yang ditangguhkan mulai digunakan dan pendapatan pariwisata normal kembali.


"Untuk mencapai target pertumbuhan kami, kami akan fokus pada ekspor, produksi bernilai tambah, dan lapangan kerja seperti yang selalu kami lakukan," kata Albayrak, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (29/9).

Tingkat pengangguran diproyeksikan mencapai 13,8 persen tahun ini dan akan turun menjadi 12,9 persen tahun depan, menurut program tersebut.

Menantu Presiden Erdogan itu optimis bahwa tingkat pengangguran secara bertahap akan turun menjadi 10,9 persen pada tahun 2023.

"Pemerintah akan menerapkan kebijakan pemulihan ekonomi pasca pandemi untuk mendukung pasar tenaga kerja," ujarnya.

Menunjuk pada pentingnya mengurangi inflasi secara permanen menjadi satu digit untuk mengatur stabilitas harga, Albayrak mengatakan program tersebut menargetkan tingkat inflasi 10,5 persen untuk tahun ini.

"Tingkat inflasi diperkirakan akan bertahan di 8 persen pada akhir 2021, dan turun menjadi 4,9 persen pada akhir program," tegas sang menteri.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya