Berita

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Sindir Trump Karena Tidak Tegas Pada Rusia, Biden: He Is Putin's Puppy

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden menyindir lawannya sekaligus petahana, Donald Trump yang dianggap tidak tegas terhadap Rusia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Debat Perdana Calon Presiden AS yang digelar Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Selasa malam waktu setempat (29/9).

"Di bawah kepemimpinan presiden ini (Trump), kita menjadi lebih lemah, lebih sakit, lebih miskin, lebih terpecah belah, dan lebih banyak kekerasan," ujar Biden.


Biden mengatakan, semua pencapaian yang didapatkan Trump pada awal kepemimpinannya adalah hasil jerih payah pemerintahan Presiden Barack Obama dan dirinya sebagai wakil.

"Saat saya menjadi Wakil Presiden, kami diwarisi masalah, saya diminta untuk memperbaiknya. Saya melakukannya. Kami meninggalkan ekonomi yang hebat dan dia (Trump) menyebabkan resesi menjadi lebih lemah," tutur Biden.

Selain itu, Biden juga menyoroti bagaimana Trump yang tidak tegas terhadap Rusia. Bahkan ia menggambarkan Trump takluk pada Presiden Vladimir Putin.

"Saya telah berhadapan langsung dengan Putin dan menjelaskan kepadanya bahwa kami tidak akan mengambil barang-barang (Rusia)," ujar Biden.

"He is Putin's puppy. Dia (Trump) masih menolak mengatakan apapun kepada Putin tentang hadiah atas kepada tentara Amerika," sambungnya.

Pernyataan Biden sendiri merujuk pada laporan intelijen AS yang menyatakan bahwa Rusia berusaha menawarkan sejumlah uang kepada pasukan Taliban yang berhasil membunuh pasukan Amerika di Afganistan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya