Berita

Acara debat Presiden AS 2020 di Cleveland/Net

Dunia

Debat Presiden AS 2020, Joe Biden Kepada Trump: Maukah Kamu Diam, Bung?

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Debat presiden AS yang saat ini sedang berlangsung, Selasa (29/9) malam waktu New York atau Rabu (30/9) pagi waktu Indonesia, memperlihatkan kedua kandidat saling rebutan bicara, memotong satu sama lain, dan bahkan saling mengecam.

Ketika moderator Wallace dari Fox News memberikan pertanyaan kedua mengenai penanganan Covid-19, Biden mulai dengan membuat daftar statistik termasuk 200.000 orang Amerika tewas dan lebih dari 7 juta terinfeksi.

Biden juga mempertanyakan penanganan Trump, mengklaim bahwa presiden sudah tahu sejak Februari tentang risikonya dan punya waktu untuk bersiap tetapi tidak melakukan apa-apa.


"Presiden (Trump) tidak punya rencana. Dia belum menjelaskan apa pun. Dia tahu sejak Februari lalu betapa seriusnya krisis ini. Dia tahu itu penyakit mematikan," kata Biden, dari siaran langsung ABC News. "Dan saya menjelaskan lagi pada bulan Juli apa yang harus kita lakukan."

Trump membalas dengan mengatakan jauh lebih sedikit orang yang meninggal dibandingkan dengan apa yang akan terjadi jika Biden berkuasa. Presiden AS juga telah mengklaim bahwa vaksin akan segera tersedia.

"Jika negara mendengarkan Biden maka jutaan orang akan mati, bukan 200.000, tetapi lebih," kata Trump. Dia juga memuji keputusannya untuk membatasi perjalanan dari China pada bulan Februari, bersama dengan upayanya pada ventilator dan pengembangan vaksin.

"Ketika Anda berbicara tentang angka, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di China, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang meninggal di Rusia, Anda tidak tahu berapa banyak orang yang tewas di India. Mereka tidak memberi Anda sebuah hitungan lurus," kata Trump.

Keduanya kemudian berdebat tentang masker wajah. Trump mengatakan dia memakainya bila diperlukan. Biden membalas dan mengingatkannya bahwa kepala CDC-nya sendiri telah berbicara tentang bagaimana masker dapat memberikan perlindungan, dan lebih baik daripada tidak menggunakannya.

Kurang dari 20 menit debat berlangsung, kedua kandidat telah menyela beberapa kali, sehingga sulit untuk memahami apa yang mereka katakan. Wallace secara khusus telah meminta Trump beberapa kali untuk membiarkan Biden menyelesaikan pemikirannya.

Biden bahkan membentak Trump sambil berkata, "Maukah kamu diam, Bung?"

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya