Berita

Kim Kardashian West/Net

Dunia

Soroti Konflik Nagorno-Karabakh, Kim Kardashian Salahkan Turki Karena Kirim Senjata Ke Azerbaijan

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Konflik di Nagorno-Karabakh antara Azerbaijan dan Armenia telah menyita perhatian dunia, hingga para pesohor ternama.

Kim Kardashian West pun ikut mengomentari konflik yang kembali memanas pada akhir pekan lalu itu.

Melalui akun Twitter-nya pada Senin (28/9), mengutuk Azerbaijan yang menurutnya telah memantik pertempuran. Ia juga mengkritik Turki yang telah mengirimkan senjata dan pasukan untuk membantu Baku.


Selain itu, ia juga mendesak Washington untuk menghentikan bantuan yang dikirim ke Azerbaijan karena digunakan untuk melawan Armenia.

"Baku harus menghentikan semua penggunaan kekuatan ofensif, hentikan semua bantuan militer ke Azerbaijan yang digunakan untuk melawan orang Armenia dan peringatkan Turki untuk berhenti mengirim senjata dan pasukan ke Baku," tulisnya.

Dalam cuitannya, bintang reality show di televisi AS itu meminta agar dilakukannya penyelidikan internasional terkait dengan konflik di Nagorno-Karabakh.

Kim Kardashian selama ini selalu menyatakan kebanggaannya sebagai keturunan Armnia. Ia pernah mengunjungi Armenia pada 2019 bersama anak-anaknya dan telah mengangkat topik genosida Armenia kepada pejabat Gedung Putih.

Konflik Nagorno-Karabakh sendiri kembali panas pada Minggu (27/9), di mana Armenia dan Azerbaijan saling menyalahkan satu sama lain. Insiden tersebut telah menewaskan puluhan pejuang dan beberapa warga sipil.

Pemerintah Armenia telah mengumumkan darurat militer dan menyerukan mobilisasi militer total sebagai tanggapan atas bentrokan yang meningkat.

Parlemen Armenia juga menuding Turki terlibat dalam krisis dan memperingatkan eskalasi yang terjadi dapat menjadi ancaman bagi stabilitas regional dan global.

Nagorno-Karabakh sendiri terletak di Azerbaijan tetapi telah berada di bawah kendali etnis Armenia sejak 1994.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya