Berita

Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19/Net

Nusantara

Pemprov DKI Diingatkan, Kebutuhan Makam Jangan Sampai Timbulkan Masalah

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 | 11:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga tengah menyiapkan lahan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara, yang diperuntukkan untuk jenazah dengan menggunakan protokol Covid-19.

Langkah tersebut pun diapresiasi Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz. Sebab menurutnya, kapasitas liang lahat saat ini tersisa sekitar 1.000 lubang.

"Hal ini harus disegerakan karena ini bagian dari kebutuhan masyarakat dan pelayanan Pemda," kata Abdul Aziz kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/9).


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan, Pemprov harus mempersiapkan skenario terburuk mengingat pandemi Covid-19 sampai hari ini masih berjalan.

"Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Bisa jadi korban bertambah sehingga harus dibuat perencanaan untuk antisipasi," jelas Abdul Aziz.

"Jangan sampai kebutuhan makam untuk masyarakat Jakarta menjadi masalah ke depan," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, luas lahan yang akan dimatangkan di TPU Rorotan yakni 20 ribu meter persegi atau 2 hektare.

"Sekarang baru mencapai empat persen. Lagi proses fill atau pengurukan dan pembuatan akses jalan masuk menuju lahan pemakaman," ungkap Hari saat dikonfirmasi, Senin (28/9).

Pekerjaan pematangan lahan sendiri sudah dimulai sejak 17 September lalu dan ditargetkan rampung Desember 2020 mendatang.

"Dengan luas lahan dua hektare ini diperkirakan bisa 6.000 petak makam," tandas Hari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya