Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Keterisian RS Rujukan Covid-19 Di Jabar Sudah Lampu Kuning, Belasan Hotel Disiapkan

SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keterisian ruang perawatan atau isolasi bagi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di Jawa Barat mengalami peningkatan. Baik ruang isolasi, IGD, dan yang lain, tingkat keterisiannya telah mencapai 56 persen.

Begitu disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/9).

"Dari sisi keterisian rumah sakit juga sudah lampu kuning. Jadi standar WHO itu kurang lebih 60 persen, dan kita sudah secara umum mendekati, jadi ini menjadi perhatian kita," ucap Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.


Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya pun sedang berupaya menyiapkan hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien berstatus OTG.

"Dalam rangka pengisolasian OTG, yang dikoordinasikan oleh Pak Sekda ada 15 hotel di Bandung Raya, 3 hotel sementara di Bodebek yang akan dipergunakan sebagai ruang isolasi di hotel," kata Emil, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Nantinya, lanjut Emil, hotel tersebut akan dibiayai oleh pemerintah pusat. Sehingga bukan keputusan Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

"Jadi yang membayari hotel-hotel itu adalah pemerintah pusat, koordinasinya tidak bisa langsung diputuskan oleh Gugus Tugas Jabar," ujarnya.

"Itu juga jadi diskusi di hari ini untuk memastikan kontraknya bagaimana. Termasuk juga harganya bagaimana kalau sudah dibayari pemerintah ini apakah BPKP sudah menentukan harga hotelnya," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya