Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pandemik Tidak Mengurangi Transaksi Ekonomi Korea Selatan Ke China

SENIN, 28 SEPTEMBER 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerjasama ekonomi antara China dan Korea Selatan nampaknya tidak terlalu terpengaruh dengan adanya pandemik Covid-19.

Ini dibuktikan dengan sebuah survei yang mengatakan bahwa perusahaan Korea Selatan tidak mengurangi transaksi dengan China meskipun sebagian besar dari mereka mengalami perubahan rantai pasokan global setelah terjadi pandemik.

Bahkan menurut survei yang dilakukan terhadap 300 produsen Korea oleh Kamar Dagang dan Industri Korea di Korea Selatan itu menunjukan, meskipun misalnya rantai nilai global diatur ulang, transaksi perusahaan Korea dengan China tidak akan mengalami penurunan, seperti dikutip dari GT, Senin (28/9).


Survei itu menujukkan, sekitar 84,3 persen dari perusahaan yang disurvei mengatakan mereka akan mempertahankan atau memperluas transaksi dengan China sedangkan hanya 6 persen responden yang mengatakan mereka akan mengurangi bisnis mereka dengan perusahaan China.

Sebanyak 72 persen responden menunjuk penyebaran Covid-19 sebagai faktor terbesar yang mempengaruhi restrukturisasi rantai nilai global.

Kemajuan dalam industri manufaktur Tiongkok dan sengketa perdagangan AS-Tiongkok terjadi di urutan kedua dan ketiga, dengan masing-masing 16,9 persen dan 7,7 persen dari perusahaan yang disurvei, mengutip ini sebagai alasan perubahan.

Perdagangan antara China dan Korea Selatan selama delapan bulan pertama tahun ini mencapai 179,74 miliar dolar AS, turun 3,7 persen tahun-ke-tahun.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya