Berita

Pesawat Antonov-26 yang hangus di Ukraina/Net

Dunia

Hari Berkabung Ukraina, Pesawat An-26 Yang Membawa Puluhan Kadet Jatuh Dan Terbakar

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 06:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy telah mendeklarasikan hari berkabung nasional pada 26 September, setelah sebuah pesawat militer Antonov-26 (An-26) jatuh.

Pesawat twin-turboprop An-26 milik Angkatan Udara Ukraina jatuh dan terbakar pada Jumat malam (25/9) saat hendak mendarat di bandara Chuhuyiv, sekitar 400 kilometer sebelah timur dari ibukota Kyiv.

Ketika itu, pesawat tersebut mengangkut tujuh awak dan 20 kadet sekolah penerbangan militer.


Dilaporkan oleh RFEFL, sejauh ini proses pencarian para korban masih dilakukan. Pada awalnya dua orang dilaporkan selamat, namun satu di antaranya meninggal ketika dibawa ke rumah sakit.

Belum ada informasi yang jelas mengenai penyebab kecelakaan tersebut hingga berita ini dirilis.

Pada Sabtu (26/9), Zelenskiy mengunjungi lokasi kecelakaan dan telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap kondisi peralatan militer Ukraina. Ia juga meminta agar penerbangan menggunakan An-26 dihentikan sementara selama masih penyelidikan.

"Kemarin kami kehilangan kadet muda dan orang militer berpengalaman. Seluruh negara akan berduka hari ini dengan keluarga mereka," ujarnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Denys Shmyhal telah menetapkan 25 Oktober sebagai pengajuan laporan resmi mengenai kecelakaan tersebut.

An-26 adalah pesawat angkut yang digunakan oleh operator militer dan sipil. Hampir 1.400 pesawat diproduksi dari tahun 1969 hingga 1986, menurut situs web perusahaan. Menteri Pertahanan Andriy Taran mengatakan pesawat yang jatuh tersebut merupakan produksi tahun 1977.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya