Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pasca Covid-19, Maskapai Harus Terapkan Smart Protocol

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Industri penerbangan harus mempersiapkan diri menyambut dunia setelah vaksin Covid-19 ditemukan dan masyarakat dapat kembali bepergian.

Pasalnya, meski virus corona telah hilang, kondisi normal seperti sebelum adanya pandemi tidak akan kembali. Perilaku masyarakat akan berubah, khususnya dalam memandang kesehatan.

Untuk itu, Wakil Kepala CSE Aviation, Samudra Sukardi menuturkan, para maskapai penerbangan harus mempersiapkan diri menerapkan smart protocol.


Berbicara dalam webinar Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) bertajuk "The Contribution of Indonesia Aviation Industry Toward Escaping From Covid-19 Pandemic" pada Jumat (25/9), Samudra menuturkan, smart protocol haruslah mengadopsi tiga hal.

Tiga hal tersebut di antaranya Internet of Things (IoT), Internet of Systems (IoS), dan Internet of Data (IoD). Semua itu harus dilakukan dengan serius.

"Saya usulkan, post pandemic harus smart protokol, menerapkan mobilitu as a service yang meminimalisir adanya kontak fisik," terangnya.

Mantan CIO Garuda Indonesia Airways itu menjelaskan, pelayanan dapat dilakukan dengan sebuah gawai. Di mana gawai tersebut dapat dimanfaatkan untuk booking, ticket, priority gate, check in, inflight entertainment, hingga baggage claim.

Terkait hal pembayaran pun dapat dilakukan menggunakan barcode.

"Ini sudah bsa dilakukan Gojek. Mereka bisa, kenapa airline gabisa?" pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya