Berita

Zhong Shanshan/Net

Bisnis

Tendang Jack Ma, Taipan Investor Vaksin Jadi Orang Terkaya Di China

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Zhong Shanshan, seorang taipan pengusaha air kemasan sekaligus investor perusahaan biofarmasi menjadi orang terkaya di China, menggeser Jack Ma.

Pendiri Alibaba Group tersebut ditendang dari posisi nomor satu daftar orang terkaya di China dengan selisih dua miliar dolar AS.

Dimuat Bloomberg Billionaires Index pada Rabu (23/9), kekayaan Zhong saat ini mencapai 58,7 miliar dolar AS. Dengan begitu, ia juga menjadi orang terkaya nomor dua di Asia, setelah Mukesh Ambani dari India.


Sementara secara global, Zhong berada di urutan ke-17, di depan Charles Koch dan Phil Knight.

Peningkatan kekayaan Zhong terjadi setelah perusahaan air minum kemasannya, Nongfu Spring Co menjadi populer di Hong Kong. Alhasil, ia menjadi orang terkaya nomor tiga di China pada awal September.

Setelah itu, saham perusahaan pembuat vaksin, Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co meningkat, di mana Zhong merupakan salah satu investor utamanya. Hal tersebut membuat kekayaan bersihnya menjadi 20 miliar dolar AS pada awal Agustus.

Zhong selama ini dijuluki sebagai "Lone Wolf" karena menghindari politik dan klub bisnis. Pada 2020, kekayaannya melonjak hampir 52 miliar dolar AS, lebih dari siapa pun di dunia kecuali pendiri Amazon, Jeff Bezos dan pendiri Tesla, Elon Musk.

Nama Zhong sendiri menjadi suatu hal yang tidak biasa. Lantaran posisi teratas orang tekaya di China biasanya ditempati oleh pengusaha teknologi.

Selain itu, posisi Zhong kemungkinan besar akan diambil alih kembali oleh Jack Ma jika Alibaba Group mencapai penilaian 250 miliar dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya