Berita

Sebanyak lebih dari 90 persen populasi di AS rentan terhadap Covid-19/Net

Dunia

CDC: Lebih Dari 90 Persen Populasi AS Rentan Covid-19

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2020 | 09:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) merupakan negara dengan jumlah infeksi dan kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia. Tingginya penyebaran virus corona di AS membuat populasi di sana sangat rentan terhadap Covid-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Rabu (23/9) bahkan menyebut, lebih dari 90 persen dari populasi AS rentan terhadap Civid-19.

Berbicara di sidang komite Senat, Kepala CDC Dr. Robert Redfield mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan studi sekuensial yang sangat besar di seluruh AS untuk mengukur serologi.


"Hasil awal pada putaran pertama menunjukkan mayoritas bangsa kita, lebih dari 90 persen populasi, tetap rentan," ujarnya, seperti dikutip Anadolu Agency.

"Ini bervariasi di bagian geografis yang berbeda dari negara bagian yang memiliki kurang dari 1 persen dengan bukti infeksi sebelumnya, hingga beberapa yang memiliki lebih dari 15 hingga 20 persen. Satu setinggi 24 persen," sambungnya.

Redfield mengatakan, studi tersebut akan segera rampung dan dirilis pada pekan depan.

"Tapi itu menunjukkan bahwa mayoritas orang Amerika masih rentan terhadap virus ini," jelasnya.

Pertemuan di Senat dilakukan setelah AS mengonfirmasi lebih dari 200 ribu kematian yang terinfeksi virus corona.

Sejauh ini, virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China, telah menginfeksi hampir seluruh penjuru dunia.

Data dari Universitas Johns Hopkins pada Kamis (24/9) menunjukkan, AS memiliki 6.943.071 kasus Covid-19 dengan 201.930 kematian.

Beberapa negara yang juga terpukul oleh pandemi ini adalah India, Brasil, dan Rusia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya