Berita

Aparat menggeledah sel teroris di Kota Rabat, Maroko/Net

Dunia

Maroko Mengadili Lima Tersangka Teroris

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jaksa Penuntut Umum mengungkapkan dalam siaran persnya, Selasa (22/9), lima orang yang ditangkap dalam operasi sel teroris 10 September di beberapa titik di dekat Kota Rabat telah didakwa atas perbuatan mereka.

Dua orang  telah ditetapkan menjadi tersangka dengan dakwaan membentuk organisasi kriminal dengan mempersiapkan dan melakukan tindakan teroris,  membuat bahan peledak, memiliki dan menggunakan senjata.

"Kedua individu mencoba melakukan serangan terencana terhadap kehidupan orang lain "sebagai bagian dari proyek kolektif yang bertujuan merusak ketertiban umum melalui intimidasi, teror dan kekerasan," isi pernyataan itu, seperti dikutip dari MWN, Selasa (22/9).


Tuduhan lebih lanjut termasuk menghasut dan membujuk orang lain untuk melakukan tindakan teroris, memuji tindakan terorisme dan sel teroris, ketidakpatuhan, mengadakan pertemuan publik yang tidak sah, dan terlibat dalam aktivitas dengan asosiasi yang tidak berlisens, serta mengumpulkan dana untuk aksi teroris.

Tiga orang lainnya didakwa membentuk organisasi kriminal untuk mempersiapkan dan melakukan aksi terorisme, dengan cara intimidasi, teror, dan kekerasan.

Hakim pemeriksa memerintahkan para tersangka untuk ditahan setelah interogasi mereka di Pengadilan Tingkat Pertama.

Biro Pusat Investigasi Yudisial Maroko ( BCIJ ) menangkap lima tersangka anggota sel teror yang berafiliasi dengan ISIS pada 10 September di Tangier dan Tiflet, Skhirat, dan Temara dekat Rabat.

Selama operasi berlangsung, personel BCIJ menyita beberapa bahan, antara lain tabung silinder, sabuk peledak, kompor bertekanan, serta cairan dan bubuk yang mencurigakan.

Dinas keamanan Maroko mengindikasikan bahwa para tersangka sedang dalam tahap lanjut merencanakan serangan teror di beberapa kota Maroko.

Maroko telah berkomitmen untuk memusnahkan teroris sampai ke akar-akarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya