Berita

Gusti Kanjeng Ratu Pameswari Dalem PB XIII saat memberikan penghargaan ke Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

LaNyalla Mattalitti Kembali Dapat Gelar Kehormatan Dari Keraton Solo

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 09:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keraton Kasunanan Surakarta kembali memberikan gelar kehormatan kepada Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Gelar yang diberikan adalah Pangeran Hardonagoro.

Gusti Kanjeng Ratu Pameswari Dalem PB XIII memberikan langsung penghargaan itu di rumah dinas Ketua DPD RI di kawasan Jalan Denpasar Raya, Jakarta, Sabtu (19/9) malam. Gelar diberikan karena LaNyalla merupakan pelestari benda pusaka, khususnya keris pusaka.

“Kami mengharap Pak LaNyalla, yang nanti namanya menjadi Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro, dapat hadir pada acara peresmian gelar tersebut, yang kami rencanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2020 di Surakarta. Sekaligus dirangkai dengan sarasehan dan pameran Keris Nusantara,” ujar Gusti Kanjeng.


LaNyalla menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan Keraton Kasunanan Surakarta. Dirinya mengoleksi keris pusaka semata untuk menyelamatkan benda-benda bersejarah tersebut dari kerusakan. Sehingga keris Indonesia yang telah mendapat sertifikat dari Unesco tetap terpelihara.

“Saya berterima kasih atas perhatian dari Gusti Kanjeng. Sebenarnya saya mengoleksi keris pusaka sebagai upaya untuk menjaga warisan budaya Indonesia, yang telah diakui oleh Unesco pada tahun 2005 lalu. Sehingga kelak anak cucu kita dapat membanggakan warisan budaya tersebut,” ujar LaNyalla.

Sebanyak 300 keris pusaka berusia ratusan tahun dikoleksi oleh LaNyalla. Bahkan ada beberapa yang sudah mendekati ribuan tahun, terpajang rapi di kediamannya di Surabaya.

“Kalau semuanya ada sekitar tiga ribu keris, tetapi yang khusus dan sangat pusaka ada sekitar 300-an keris,” ungkap LaNyalla yang pada tahun 2003 silam telah mendapat gelar Kanjeng Raden Haryo Tumenggung (KRHT) dari Keraton Surakarta.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya