Berita

Pengurus Cabang E-Sport Kota Semarang resmi dilantik/RMOLJateng

Olahraga

Resmi Dilantik, Pengurus Cabang E-Sport Kota Semarang Siap Munculkan Atlet-atlet Potensial

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 04:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengurus Cabang Olahraga E-Sport Kota Semarang periode 2020-2024 resmi dilantik oleh Brigjen TNI Sondi Siswanto selaku Ketua Pengprov E-Sport Jawa Tengah, Sabtu (19/9).

Bertempat di Gedung Moch Ichsan Lantai 8 Gedung Balaikota Semarang, pelantikan dihadiri Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman, dan beberapa pengurus KONI Kota Semarang.

Usai dilantik, Ketua Umum PB E-Sport Kota Semarang, Kisworo Rudiyanto mengatakan, telah memiliki beberapa program kerja yang akan dijalankan bersama anggotanya. Tujuan program masih mencari bibit-bibit baru E-Sport di Kota Semarang.


"Dalam waktu dekat ini nanti kita adakan event, tapi event dalam koridor bidang kesehatan, jadi nanti event online maupun offline tetap kita jalankan, karena memang tujuan kita untuk mencari bibit-bibit atlet di Kota Semarang," ungkap Rudi.

Diakui Rudi, Kota Semarang memiliki potensi atlet E-Sport yang cukup mumpuni. Terlihat dari adanya salah satu atlet dari Kota Semarang yang mampu memboyong Piala Presiden saat pertandingan E-Sport tahun 2019.

Potensi besar inilah yang harus dijaga oleh PB E-Sport Kota Semarang. Karena, diakui Rudi, atlet-alet profesional biasanya sudah banyak dilirik oleh perusahaan-perusaan swasta atau komunitas.

"Tantangan dari Kota Semarang sendiri sebenarnya dengan komunitas atau dengan perusahaan-perusahaan swasta, karena yang selama ini sudah berjalan, banyak atlet-atlet Semarang yang berpotensi, dia dikontrak sama perusahaan swasta. Karena disini sudah terbentuk PB E-Sport Kota Semarang, jadi ini adalah wadah atlet anak-anak Kota Semarang," papar Rudi, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Terkait dengan pengenalan adanya PB E-Sport Kota Semarang kepada para pecinta E-Sport, pihaknya akan mengadakan beberapa event dalam waktu dekat ini, seperti Piala Dandim hingga Piala Kapolres. Pihaknya sangat optimis, jika event-event ini mampu mendobrak potensi atlet E-Sport di Kota Semarang.

Selain adanya pertandingan E-Sport, Rudi juga menjelaskan, akan membuat tutorial bermain E-Sport dengan benar. Tutorial ini tidak hanya ditujukan untuk para penggemar E-Sport, tapi juga untuk para orang tua, agar lebih mengetahui tata cara saat mendampingi anak-anaknya bermain E-Sport.

"Langkah-langkahnya nanti kita akan bikin semacam video yang menjelaskan bagaimana cara bermain video game dengan benar, itu nanti kita bisa sharing ke orang tua juga, cara bagaimana untuk beri waktu main ke anak-anak yang benar, jadi tidak asal nanti anak-anak dimainkan bebas. Nanti kita juga ada semacam pelatihan untuk siapa yang ingin menjadi bibit-bibit atlet yang profesional," pungkasnya.

Sementara itu Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, selama pandemi, ruang gerak publik masyarakat dibatasi, dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19.

Namun demikian, menurut Hendi, panggilan akrab Walikota, justru menyemarakkan E-Sport sebagai salah satu olahraga selama masa pandemi.

"Kami melihat di saat pandemi, orang kemudian harus berinteraksi keluar untuk olahraga ini kan sulit, mau lari dilarang harus dibatasi, mau berenang sampai sekarang juga belum ada aturan yang jelas. Maka kalau E-Sport itu kan dia cukup dari rumah bisa, bisa tersambungkan, online connecting, jadi ini cabang olahraga yang tidak terkena pengaruh pandemi saya rasa," papar Hendi.
 
Bagi Hendi, E-Sport jadi ajang melatih kemampuan diri untuk membuat strategi dalam sebuah permainan. Fokus dalam bermain inilah yang dijadikan alasan untuk tetap berada di rumah selama pandemi. Inilah membuat Hendi cukup terkesan dengan cabang olahraga E-Sport.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya