Berita

Sekjen PKB, Hasanudin Wahid/Net

Politik

Soal Reshuffle Kabinet, PKB: Presiden Paham Apa Yang Diperlukan Bangsa Ini

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih memahami apa yang dibutuhkan dan diperlukan pemerintahannya untuk menangani pandemi virus corona baru (Covid-19).

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB M Hasanuddin Wahid menyikapi isu reshuflle kabinet dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di tanah air.

"Beliau (Presiden) lebih paham apa yang terbaik diperlukan oleh bangsa ini untuk melampaui pandemi Covid-19," kata Hasanuddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (19/9).  


Menurut Hasanuddin, reshuflle kabinet sepenuhnya kewenangan mutlak Presiden Jokowi.

"Itu hak prerogratif presiden," pungkasnya.

Isu reshuffle kabinet masih terus bergulir di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Pengamat Politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah sebelumnya menilai, Presiden Jokowi seharusnya tidak menunda rencana melakukan reshuflle kabinet untuk memperbaiki penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin hari belum juga terkendali.

Karena itu, kata Dedi, kinerja menteri terkait yang mengecewakan sudah seharusnya diganti alias di reshuffle.

"Performansi kinerja mengecewakan Presiden, terlebih secara terbuka Presiden berulang kali sampaikan keluhan, maka reshuflle seharusnya tidak perlu ditunda," kata Dedi Kurnia.

"Membaca kondisi pandemi yang tidak kunjung melandai, Presiden seharusnya lakukan reshuflle," imbuhnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya