Berita

Rektor IPB, Prof Arif Satria/Net

Politik

Hadiri Forum Silaturahmi Alumni IPB, Ini 5 Pesan Prof Arif Satria

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 16:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Arif Satria menghadiri acara Forum Silaturahmi Alumni (FSA) IPB yang dilaksanakan Sabtu (19/9).

Dalam pertemuan itu, Arif Satria memberikan 5 pesan kepada segenap alumni yang menghadiri acara silaturahim alumni ke enam itu.

Pertama, Arif meminta agar seluruh alumni IPB harus kompak, solid, saling membesarkan, dan jangan ada konflik yang tidak perlu di media sosial.


Airf kemudian menyebutkan tentang pepatah jawa, “kalah wirang menang orang kondang”. Artinya, kalah malu dan menang tidak dapat apa-apa.

"Kedua, Alumni IPB harus percaya diri dan bangga pada almamater. Banggalah dengan apa yang kita miliki dan kita capai. Nampaknya bagi mereka yang inferior, seolah kita ditakdirkan sebagai follower dan tertinggal selamanya," demikian pesan Arif Satria itu.

Pesan ketiga, Alumni IPB diminta menjadi menjadi pelopor pembangunan Agro-Maritim 4.0.

Lebih lanjut eks Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB ini menegaskan bahwa pandemi Covid-19 adalah momentum untuk menunjukkan pada dunia bahwa sector agro-maritim adalah solusi.

Menurutnya, sektor agromaritim dalam situasi sulit seperti saat ini masih  tumbuh positif. Atas dasar itulah, alumni IPB diajak wujudkan kemandirian pangan.

"Keempat, Alumni IPB harus menjadi sumber terbaik inovasi dan inspirasi. Dunia terus berubah. Inovasi kita juga harus tumbuh dan berubah. Mari terus berinovasi dengan daya manfaat yang lebih besar lagi. Kuncinya adalah kreativitas, future mindset, kolaborasi, dan berani bermimpi," demikian pesan keempat yang diutarakan oleh eks Dekan termua IPB Sejak tahun 2010-2017 ini.

Dalam pesan terakhirnya, Arif meminta seluruh alumni IPB harus menjadi bagian dari masa depan.

Kata Arif,  Mimpi besar akan menghasilkan inovasi besar. Dalam menciptakan masa depan, hanya bisa terjadi kalau kita punya inspirasi dan inovasi. Keduanya berasal dari sebuah mimpi. Mimpi tidak lah muncul saat kita tidur, tapi saat kita sadar.

"Untuk menjadi bagian dari masa depan kita harus fokus pada future practice dan bukan semata best practice. Fokus pada future practice akan menjadikan kita leader dan penentu perubahan," demikian pesan Arif Satria kepada segenap alumni yang menghadiri forum silaturahmi itu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya