Berita

Ilustrasi Pilkada/Net

Politik

Usul Pilkada 2020 Ditunda, Teras Narang: Sekarang Kita Mengalah Saja Dengan Covid-19

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 12:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengambil keputusan penundaan pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak.

Ini mengingat penyebaran kasus virus corona baru (Covid-19) semakin meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Demikian disampaikan Senator DPD Kalimatan Tengah, Teras Narang dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/9).


"Lebih baik kita menginjak rem, daripada kita menginjak gas. Sekencang apapun gas kita. Kita tidak akan bisa mengalahkan pandemi Covid-19 di saat seperti sekarang ini," tegas Teras Narang.

Teras menyatakan, desakan penundaan Pilkada Serentak ini sudah sedari awal disuarakan oleh dia bersama kawan-kawan di Komite I DPD RI.

"Saya dan teman- teman di Komite 1 sudah mempunyai prediksi yang menjangkau jauh kedepan, yaitu dengan mengutamakan keselamatan rakyat di saat pandemi Covid-19 sekarang ini," ujar Teras Narang.

Senator yang pernah menduduki posisi Ketua Komisi II dan Komisi III DPR RI ini menegaskan, desakannya itu adalah penundaan, bukan berarti peniadaan Pilkada Serentak.

Menurutnya, Pilkada bisa dilaksanakan di awal triwulan kedua tahun 2021, sebab itu diyakini saat yang tepat.

"Putuskan segera oleh Pemerintah dan DPR RI, dengan usulan KPU, untuk penundaan pelaksanaan Pilkada yang direncanakan pada tanggal 9 Desember 2020," kata Teras Narang.

Sebab, sambungnya, himbauan dan penindakan untuk mematuhi protokol kesehatan dinilai tidak akan efektif karena bagaimanapun pelaksanaan Pilkada merupakan pesta demokrasi.

"Belum masa kampanye saja, sudah banyak yang terpapar. Termasuk Ketua dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU). Masih banyak lagi penyelenggara Pilkada yang terpapar Covid 19 di daerah," tukasnya.

"Biarkanlah kita mengalah disaat sekarang ini dengan pandemi Covid 19. Biarkan Covid-19 meninggalkan kita. Asalkan keselamatan rakyat tetap terjaga dan terselamatkan dengan baik," demikian Teras Narang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya