Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung/Net

Politik

Ahmad Doli Kurnia Yakin Paslon Golkar Tertib Jalani Protokol Kesehatan

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh peserta Pilkada 2020 dalam pelaksanaan pemilihan di sejumlah daerah di tanah air harus berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan. Karenanya, kekhawatiran dan keraguan akan adanya klaster-klaster baru diyakini tidak akan terbukti jika semua pihak disiplin. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung kepada wartawan Rabu (16/9). 

"Awalnya tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) 15 Juli dari 13 Agustus 2020 dikhawatirkan akan menjadi sumber ledakan penularan Covid-19. Namun prediksi tersebut tidak terjadi," kata Doli Kurnia. 
 

 
Karena itu, Doli Kurnia juga meyakini Pasangan Calon (Paslon) dari Partai Golkar akan tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan kampanye Pilkada 2020.

"Saya yakin Paslon Golkar akan melaksanakan tahapan dengan tertib dan disiplin dalam menjalankan semua tahapan dan kampanye di Pilkada 2020 ini," ujar Doli Kurnia. 

Namun begitu, terkait kekhawatiran akan adanya ledakan kluster Covid-19 diprediksi akan terjadi pada tanggal 23-24 September 2020. Bila tidak diantisipasi, ini adalah momentum yang akan banyak kerumunan massa. Sebab pada tanggal itu para calon kepala daerah akan mengikuti Penetapan Pasangan Calon dan Pengundian Nomor Urut. 

Selanjutnya tahapan krusial keempat adalah pada tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020, yakni masa kampanye. KPU sudah membuat aturan yang ketat tentang bentuk kampanye yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. 

"Waktu kampanye ini juga dikhawatirkan juga akan terjadi klaster Covid-19 baru," kata Doli. 

Atas dasar itu, Doli kembali mengingatkan agar semua aturan dipatuhi berikut dengan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat agar tidak menjadi cluster penyebaran Covid-19 berikutnya. Dia mengatakan perlu strategi yang inovatif bagi paslon dalam pilkada pada masa pandemi ini. 

Tahapan kritis kelima akan terjadi pada tanggal 9 Desember 2020. Ini saat para pemilih akan memberikan suara sebagai puncak dari pilkada di sejumlah tempat pemungutan suara di berbagai daerah.

Doli berharap masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dengan penuh disiplin saat menggunakan hak suaranya.

"Kita harus disiplin, hati-hati dan patuh pada protokol kesehatan. Sudah banyak paslon yang diberi peringatan oleh penyelenggara pemilu. Jika terbukti tidak disiplin, maka akan dijatuhkan sanksi," tuturnya. 

"Sedang dirumuskan aturan penegakan disiplin dan penerapan sanksi. Sanksi yang paling berat dapat dimulai dari diskualifikasi paslon, penundaan pelantikan selama enam bulan bagi kepala daerah pemenang yang melakukan pelanggaran pilkada, dst," demikian Doli Kurnia. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya